Garis Biru Mulai Muncul di Sudirman-Gatot Subroto, Penanda Jakarta Running Festival 2026

JAKARTA – Pengguna jalan di sejumlah ruas utama Jakarta mulai melihat garis biru yang dicat di permukaan jalan, termasuk di kawasan Sudirman dan Gatot Subroto. Garis tersebut bukan marka jalan baru, melainkan bagian dari persiapan myBCA Jakarta Running Festival (JRF) 2026, ajang lari berskala internasional yang akan digelar Oktober ini.
Garis biru itu disebut Blue SPR Line (Shortest Possible Route). Fungsinya sebagai panduan bagi pelari untuk mengikuti jalur terpendek yang telah diperhitungkan pada lintasan lomba. Dengan mengikuti garis tersebut, pelari, terutama yang mengejar personal best (PB), dapat mengambil jalur yang lebih presisi tanpa harus banyak bergerak ke sisi kiri atau kanan lintasan.
Direktur Utama PT Kelompok Lari Anak Bangsa (KLAB), Dickie Widjaja, mengatakan pengecatan garis biru dilakukan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Konsep tersebut biasa ditemukan dalam sejumlah ajang major marathon dunia, seperti Berlin, Tokyo dan Chicago, dan kini diterapkan dalam JRF 2026.
JRF 2026 akan berlangsung 22-25 Oktober 2026, dengan race day pada 24 dan 25 Oktober. Pusat kegiatan berada di kawasan Gelora Bung Karno (GBK). Tahun ini terdapat lima kategori, yakni Junior Dash, 5K, Le Minerale 10K, MyBCA Jakarta Half Marathon 21K dan Hydroplus Marathon 42K.
Rute lomba akan membawa peserta melewati sejumlah jalan utama Jakarta. Koridor Sudirman dan Gatot Subroto menjadi bagian penting lintasan, sementara rute juga mencakup kawasan Thamrin dan sejumlah ruas lainnya. Untuk pelari marathon, lintasan bahkan membentuk rute panjang yang melewati berbagai ikon dan kawasan pusat bisnis Jakarta sebelum kembali ke kawasan GBK.
Skala JRF tahun ini juga cukup besar. Penyelenggara menargetkan 37.000 pelari dari 48 negara, termasuk lebih dari 1.000 pelari internasional. Dengan jumlah tersebut, JRF tidak hanya menjadi lomba lari, tetapi dikembangkan sebagai festival olahraga dan kota yang melibatkan masyarakat serta komunitas.
Sebanyak 250 komunitas juga disiapkan untuk memberikan dukungan di sepanjang koridor Sudirman-Gatot Subroto. Sementara race expo di Istora Senayan akan melibatkan sekitar 130 brand dan 49 UMKM lokal.
JRF 2026 diselenggarakan oleh PT Kelompok Lari Anak Bangsa (KLAB) dan mendapat dukungan penuh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tahun ini, MyBCA Jakarta Half Marathon meraih World Athletics Gold Label, sedangkan kategori marathon memperoleh label World Athletics.
Bagi masyarakat Jakarta, kemunculan garis biru tersebut menjadi tanda bahwa persiapan menuju salah satu agenda lari terbesar di Ibu Kota mulai memasuki tahap akhir. Pada saat pelaksanaan nanti, aktivitas peserta dalam jumlah besar dan pengaturan lalu lintas berpotensi memengaruhi mobilitas di sejumlah ruas utama Jakarta, terutama di sekitar GBK, Sudirman, Gatot Subroto dan kawasan pusat kota.
Catatan redaksional: garis biru tersebut sebaiknya disebut Blue SPR Line, bukan marka jalan permanen. Fungsinya khusus sebagai panduan shortest possible route bagi peserta JRF.


