Mahasiswa Teknik Pertambangan ITB Meninggal Dunia Saat ITB Ultra Marathon 2026

BANDUNG — Kabar duka menyelimuti keluarga besar Institut Teknologi Bandung (ITB). Dody Muhammad Pasha, mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan ITB angkatan 2023, dikabarkan meninggal dunia di tengah penyelenggaraan ITB Ultra Marathon 2026, Sabtu (17/10/2026).

Informasi mengenai berpulangnya Dody disampaikan oleh keluarga besar Tambang Berlari (TB) melalui pernyataan duka cita yang beredar pada Sabtu. Dalam pernyataan tersebut, Dody disebut sebagai salah satu peserta ITB Ultra Marathon 2026 sekaligus bagian dari keluarga besar Himpunan Mahasiswa Tambang ITB (HMT ITB).

“Dengan rasa duka yang mendalam, keluarga besar Tambang Berlari (TB) menyampaikan kabar berpulangnya salah satu peserta Ultra Marathon ITB 2026,” demikian petikan pernyataan tersebut.

Tambang Berlari menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum, sahabat, rekan-rekan mahasiswa HMT ITB, serta seluruh pihak yang mengenal Dody.

Dalam pernyataan yang sama, Tambang Berlari menyebut pihaknya memprioritaskan koordinasi dengan panitia ITB Ultra Marathon 2026 dan keluarga almarhum di Jambi, termasuk membantu proses pemulangan jenazah ke daerah asalnya.

Komunitas tersebut juga mengimbau para pelari untuk senantiasa menjaga kesehatan dan memperhatikan kondisi fisik selama mengikuti kegiatan. Peserta yang mengalami keluhan kesehatan diminta segera menghubungi marshal internal agar dapat memperoleh tindak lanjut.

ITB Ultra Marathon Tempuh Rute 180 Kilometer

ITB Ultra Marathon 2026 berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 dengan rute Jakarta–Bandung sepanjang sekitar 180 kilometer dan garis finis di Kampus ITB Ganesha, Bandung.

Berdasarkan informasi resmi ITB, ajang tahun ini diikuti 5.216 pelari kategori Ultra Marathon. Kegiatan tersebut mengusung tema Running for Impact dan menjadi bagian dari upaya penggalangan Dana Lestari ITB serta pelaksanaan program sosial bagi masyarakat.

Panitia juga memberikan perhatian terhadap aspek kesehatan dan keselamatan peserta, termasuk melalui kerja sama dengan tim dari Universitas Padjadjaran untuk membantu pemantauan kondisi kesehatan selama kegiatan berlangsung.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi yang dapat memastikan penyebab meninggalnya Dody maupun kronologi kejadian. Informasi lebih lanjut mengenai peristiwa tersebut perlu menunggu penjelasan dari pihak terkait.

Kepergian Dody meninggalkan duka bagi keluarga, sahabat, dan rekan-rekannya di lingkungan kampus.

Tambang Berlari berharap almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan tersebut.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button